Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biografi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2013

Biografi Orang Sukses seri Kanosuke Matsushita (National, Panasonic)

Diposting oleh my blog di 05.33 2 komentar


Biografi Orang Sukses seri Kanosuke Matsushita (National, Panasonic)

Saya akan menceritakan kembali buku tentang biografi orang sukses yang saya baca, sedikit sharing bagaimana para tokoh-tokoh terkenal yang akhirnya mencapai kesuksesannya. Semoga bisa menjadi motivasi untuk para pembaca, Let’s check this out..

Di sebuah keluarga petani pada tanggal 27 November lahirlah seorang anak bungsu dari 8 bersaudara  pasangan Makasuku dan Tokue yang diberi nama Konosuke Matsushita. Keluarga mereka sebetulnya keluarga yang berada namun karena ayahnya mencoba berdagang beras dengan berspekulasi tanpa mengetahui dasarnya akhirnya keluarga ini pun bangkrut sehingga sawah dan rumah yang digadaikan pada lintah darat, disita tanpa ampun.
Tahun 1898, Mereka semua pindah ke kota Wakayama memulai kehidupan baru, ayah konosuke menjadi pembuat geta (sandal dari kayu) meskipun begitu penghasilannya tidak cukup untuk memberi makan semua keluarga. Anak-anak yang besar jarang makan, maka kondisi tubuh mereka mudah terserang penyakit, dan akhirnya ketiga kakaknya meninggal. Ayah dan ketiga kakaknya mencari kerja kekota..

Karena melaratnya, hingga saat kematian ayahnya tidak ada satupun pelayat yang datang ke pemakaman selain dari keluarga mereka sendiri. Kanosuke sangat terharu dengan pengalaman itu dan ia berjanji tidak mau menjadi orang miskin dan dia tidak mau kalau mati nanti tidak ada yang melayat.

Ia terpaksa harus keluar dari sekolah untuk mencari pekerjaan, mulai dari jongos sampai menjadi penjaga toko sepeda. Hingga pada suatu hari ia melihat Trem Listrik. Kanosuke sangat takjub, menurutnya betapa hebatnya tenaga listrik itu karena kereta yang begitu besar dan kuat dapat dibuatnya bergerak. Sejak saat itu dia mempunyai cita-cita untuk membuat barang-barang yang ada kaitannya dengan listrik. Pabriknya yang pertama adalah membuat fitting atau rumah lampu, namun karena tidak berpengalaman, maka hasilnya jauh dari sempurna, sangat empuk, meletot sana meletot sini, jangankan bisa dijual, diberikan ke orang gratis saja tidak ada yang mau. Tapi untung ada orang yang minta di buatkan sebuah alat menggunakan mesin yang konosuke punya, jadi untuk sementara konosuke mengerjakan pesanan itu dulu. Karena hasilnya bagus pesanan pun bertambah. Kemudian konosuke kembali pada cita-cita lamanya yaitu membuat fitting, akhirnya berhasil lalu membuat steker, setrika, lampu sepeda, lampu senter, bahkan radio yang saat itu perkembangan radio sulit untuk jangka panjang. Kanosuke pun tetap berusaha dan berhasil membuat radio dengan mutu yang bagus. Akhirnya kanosuke mempunyai beberapa pabrik beserta ratusan pekerja. Setiap jenis barang dikelola satu perusahaan. 

Perjalanan usaha Konosuke tidak selalu berjalan dengan lancar sempat ada perang yang menghancurkan banyak kota dijepang, termasuk beberapa pabrik konosuke. Negara jepang menyerah terhadap sekutu dan memulai segalanya dari nol. Selain itu konosuke pun telah dituduh membantu jepang dalam perang sehingga oleh pemerintah sekutu konosuke diperintah untuk menghentikan kegiatan perusahaan. Konosuke pun menurut, selama berbulan-bulan ia hanya diam saja melamun, akhirnya atas usul istrinya ia membuat orgaisasi kemanusiaan yang bernama PHP : PEACE, HAPPINESS, dan PROSPERITY yang artinya bahwa kedamaian serta kebahagiaan itu diperoleh dari kemakmuran. Salah satu kegiatan PHP adalah membuat majalah untuk menyebarkan semangat agar jepang segera makmur lagi. Setelah 5 tahun sekutu menyelidiki akhirnya konosuke tidak bersangkutan dan boleh mendirikan usaha lagi. Konosuke langsung mengadakan rapat dan dengan semangat mereka pun membangun semua nya dari awal lagi. Akhirnya 3 bulan kemudian roda pabrik pun mulai berjalan kembali. Konosuke pun tidak puas hanya dengan menghasilkan barang-barang yang itu saja maka ia pun terus belajar ke luar negeri dari negara AS hingga Belanda ia terus belajar dan pada tahun 1963 ia bisa membuat TV, Mesin cuci, dan Kulkas. Antara tahun 1956-1958 konosuke matsushita mengeluarkan rice cooker, vacum cleaner, blender, radio transistor, kompor gas, tape recorder dan AC.

Pada Januari 1961, Konosuke Matsushita mengundurkan diri jadi komisaris, kemudian jabatannya diserahkan kepada menantunya. Konosuke menghabiskan masa tuanya di Shin Shin An di Kyoto. Dia lebih memfokuskan pada organisasi PHP nya. Kanosuke juga menulis beberapa buku. Konosuke Matsushita sangat dihormati, Universitas Waseda, Universitas Keio, Universitas Doshiya menganugerahkan gelar Doktor. 1980 ia mendirikan sekolah Matsushita Seikei Juku dikota Chigasaki Kanagawa. Tahun 1987 Konosuke Matsushita mendapat penghargaan tertinggi Kyokujitsu Toka Daijusho, karena jadi perusahaan terbesar di Jepang saat itu dengan pangsa pasar 24% dari 10 perusahaan sejenis. 27 April 1989 jam 10.06 Konosuke Matsushita meninggal dalam usia 94 tahun. Banyak yang melayat termasuk direktur philips Belanda, PM Jepang, dan Presiden AS waktu itu. Pemakaman disiarkan ke seluruh cabang perusahaan.
Produknya sampai sekarang masih terkenal, yaitu macam-macam barang elektronik dengan merek National, Panasonic, Technics, Quasar, dll. Pabriknya tersebar diseluruh dunia termasuk Indonesia.

Kamis, 20 Juni 2013

Biografi Orang Sukses seri CONRAD NICHOLSON HILTON (Pelopor Hotel Hilton)

Diposting oleh my blog di 23.42 5 komentar

Biografi Orang Sukses seri CONRAD NICHOLSON HILTON (Pelopor Hotel Hilton)


Saya akan menceritakan buku yang saya baca tentang kesuksesan orang-orang, dan ini tentang Conrad Nicholson Hilton. Seorang yang sukses membuat hotel Hilton.

       Pada 25 Desember 1887, pasangan yang bernama Agustus Hol Ver dan Mary Laufersweiler Hilton dianugerahi seorang anak kedua yang diberi nama Conrad Nicholson Hilton (biasa dipanggil Connie atau Hilton). Connie lahir dikeluarga yang berkecukupan, ayahnya mempunyai sebuah toko serba ada di San Antonio yang cukup terkenal di kalangan masyarakat tersebut. Beberapa tahun kemudian Connie tumbuh sebagai anak kecil yang suka main, dia jarang belajar ibunya khawatir jika anaknya menjadi bodoh. Orang tuanya memutuskan untuk menyekolahkan Hilton, di sekolah pun hilton jarang memperhatikan pelajaran dan sering bermain terus. Lingkungan Hilton yang membuat ia jarang belajar dan lebih sering bermain. Hilton pun dipindahkan ke sekolah militer di Alburqueque New Mexico, beberapa waktu kemudian terjadi kebakaran di Goss Military Academy, sekolah itu pun luluh lantah. Hilton akhirnya kembali ke rumah dan dipindahkan lagi ke sekolah St. Michel College Santa Fe. Liburan telah tiba hilton pun disuruh membantu-bantu ditoko ayahnya dengan diberi gaji $5 per bulan untuk permulaan jika hilton serius gajinya akan dinaikkan. Hilton bekerja dengan rajin dan jujur, selain itu dia juga pekerja keras, dia juga menanam sayur dibelakang rumahnya untuk dijual di pasar. Hilton mulai belajar tawar menawar dengan pedagang di pasar. 

       Setelah remaja hilton sekolah di Military Institute New Mexico. Dia tidak merasa nyaman di Sekolah itu dan lebih menyukai bisnis maka sekolahnya tidak diteruskan. Hilton lebih suka berbisnis membantu ayahnya, karena bisnisnya meraup untung yang cukup banyak maka mereka sekeluarga memutuskan untuk berlibur ke Chicago dan menginap di sebuah hotel mewah. Sejak itu Hilton bercita-cita untuk mempunyai hotel bagus. Beberapa bulan kemudian terjadi bencana kekeringan yang lama dan ganas, toko ayah hilton sepi pengunjung sehingga terjadi krisis uang di keluarga hilton. Hilton mengusulkan untuk memanfaatkan rumah mereka untuk dijadikan penginapan, semua pun setuju. Setelah melakukan persiapan, penginapan telah selesai dikerjakan. Setiap pagi hilton bekerja di toko ayahnya, sepulang itu ia mengurusi para tamu di penginapannya. Setiap hari terus begitu hingga bisnisnya telah normal dan Hilton menuntut ilmu lagi di Institute of Mining Sorocco. Sementara itu ayah hilton mulai memperbesar usahanya dari membeli peternakan, membangun perumahan. Setelah belajar selama 2 tahun, hilton lebih memilih untuk meneruskan bisnis saja dan seluruh keluarganya pindah ke Sorocco untuk membangun sebuah bank. Hilton menjalankan usaha tokonya seorang diri. Dia mencoba usaha baru yaitu pertambangan, ia pun akhirnya gagal karena ia masuk pada bisnis yang tidak ia pahami. Setelah itu ia melamar menjadi anggota DPRD, hilton pun diterima lalu keluar pada 1913 karena ia tidak bisa bekerja dengan orang yang penuh kemunafikan yang cari uang di atas penderitaan rakyat. Akhirnya hilton menyusul ayahnya ke sorocco dan menjadi wakil direktur bank di tempat ayahnya. Bank itu pun maju pesat sampai pada akhirnya bangkrut karena tipu muslihat orang yang iri hati.
Hilton merasa semua bisnis yang ia tangani jadi berantakan dan ia memutuskan untuk menerima panggilan menjadi tentara. Pada saat ia bertugas menjadi tentara ia mendapat kabar bahwa ayahnya telah meninggal karena kecelakaan.
Hilton telah berhenti jadi tentara, ia mengambil alih bisnis ayahnya yang sedang tidak berjalan baik. Saat perjalanan mencari modal hilton mampir ke sebuah hotel untuk minum sejenak, ketika sedang mengobrol dengan pelayannya ia mendapati bahwa hotel tersebut akan dijual dan hilton memutuskan untuk membeli hotel tersebut.
Hilton merenovasi hotel tersebut sehingga menjadi bagus lagi. Mulai saat itu Hilton menjadi orang hotel, kadang-kadang jadi pelayan. Karena sudah memiliki pengalaman sebelumnya, maka sebentar saja hotelnya sudah terkenal. Dengan usaha dan kerja kerasnya, hotel pertamanya sukses. Karena ia tak bisa sendiri, ia membutuhkan teman yang baik untuk membantu menjalankan bisnisnya ia menghubungi teman lama saat ia menjadi tentara dan memintanya sebagai partnernya. Hilton bersama temannya mencari hotel yang akan dibelinya, mereka membeli hotel Melba, Waldorf dan lain-lain. Hilton punya 3 cara dalam memiliki hotel yang pertama Leasing atau sewa beli dan renovasi hotel tua, yang kedua menbangun hotel baru dengan tanah sewa di lingkungan bisnis kelas utama, dan yang terakhir membeli hotel yang sedang berjalan dengan harga rendah.

       Tahun berganti tahun, malapetaka terulang lagi. Terjadi krisis ekonomi yang panjang. Banyak orang yang bangkrut sehingga jarang berpergian dan menginap di hotel padahal pada sampai tahun 1930 hilton telah mempunyai 8 hotel, tetapi karena desakan krisis ekonomi ia menjual 3 hotel untuk menyelamatkan hotel yang lain. Mendung mulai diterpa angin matahari mulai bersinar lagi, keadaan ekonomi telah membaik, sekitar tahun 1942 hotel mulai ramai lagi. Hilton mulai membeli hotel - hotel lagi. Berkat Organisasi yang Efisien keuntungan yang diperoleh semakin banyak, dan semakin banyak pula hotel yang dibeli atau dibangun oleh Hilton. Selama menanjak di bisnis perhotelan Hilton banyak dibantu beberapa teman dan penasehatnya yang pintar serta jujur. 29 Mei 1946, berdiri Hilton Hotels Corporation, Hilton memegang pucuk pimpinannya. Hilton pun mendirikan hotel di luar negeri, Ia juga mendirikan Hilton International Company. Pada 12 Oktober 1949, Hilton International Company berhasil membeli Waldorf - Astoria hotel New York yang merupakan hotel termewah di Amerika. Tahun 1965 Hilton mengukir sejarah dia memiliki 61 hotel di 19 negara. Hilton menguasai 30% sahamnya sekitar 50 triliun rupiah dan setiap harinya terus bertambah sampai sekarang.
Hilton menghabiskan masa tua di Bel Air California Section, Los Angeles bersama sanak keluarga. Pada 3 Januari 1976 Hilton meninggal dalam usia 89 tahun di Santa Monica, USA. Hilton dimakamkan di Cavalry Hill Cemetary Dallas - Texas. 


 

My blog,, Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos